PERUBAHAN DARI DIRI YANG TULUS DAN IKLAS


Saturday, December 16, 2006
BILA WAKTU TELAH BERAKHIR

Bila Waktu Telah Berakhir

By : OPICK

 

Bagaimanakah engkau merasa bangga akan dunia yang sementara

Bagaimanakah bila semua, hilang dan pergi meninggalkan dirimu

Bagaimanakah bila saatnya waktu terhenti tak kau sadari

Masih kah ada jalan bagimu untuk kembali mengulang kan masa lalu

Dunia,…dipenuhi dengan hiasan

Semua,…dan segala yang ada akan kembali pada-Nya

Bila waktu telah memanggil teman sejati hanyalah amal

Bila waktu telah terhenti teman sejati tinggal lah sepi

 


Posted at 11:08 am by inros
Make a comment  

api

foto kobaran api pipa gas yang terbakar di lapindo brantas, mirip lafat Allah.


Posted at 11:04 am by inros
Make a comment  




Thursday, October 12, 2006
INVESTASI HAQIQI

    Setiap orang yang memiliki akal sehat selalu memikirkan bukan hanya kehidupan yang sedang dijalani, tetapi memikirkan masa depan. Baik diri sendiri maupun generasi penerusnya. Bagi orang beriman, masa depan itu meliputi kiehidupan kekinian (dunia) dan kenantian (akherat). Kesuksesan atau prestasi kekinian merupakan modal kesuksesan kenantian.

  Tidakkah dunia ini merupakan lahan untuk menanam benih di akherat? Untuk meraih kesuksesan tsb, investasi merupakan syarat mutlak yang harus dilakukan. Dalam hal yang lazim, investasi merupakan penanaman sumber daya (modalitas) dengan keyakinan, bahwa pada masa tertentu akan menghsilakan modal litas yang jauh lebih besar dibanding

Modal yang ditatam. Selama masa tunggu tsb, memang belum bisa dirasakan manfaatnya secara langsung apa yang sudah ditanaman.

   Investasi itu memiliki tiga kandungan, yaitu memerlukan waktu (return of investment : ROI), keyakinan akan berhasil, dan nilai yang melebihi nilai yang ditanam. Keyakinan merupakan syarat mutlak. Tanpa keyakinan, sesorang tidak melakukan investasi. Factor keyakinan tsb, baik atas dasar kalkulasi, eskperiensi, dan kajian yang berbasis rasionali-tis maupun keyakinan yang didasarkan prinsip-prinsip transcendental.

  Sedekah merupakan salah satu bentuk investasi yang tidak hanya merupakan memberi-kan manfaat kekinian, tetapi juga memberikan manfaat kenantian. Kesiapan kejiwaan yang harus dimiliki orang yang akan melakukan investasi adalah kerelaan menunda untuk mendapatkan kemanfaatan langsung dari modal yang dimiliki, demi pemenuhan kebutu-han yang lebih besar.

   Dalam kehidupannya, manusia selalu memiliki kebutuhan yang derajatnya (degree of need) ditentukan oleh probalitas partisipasi orang lain dalam memenuhi kebutuhan tsb. Semakin kecil porbalitas partisipasi orang lain, semakin tinggi derajat kebutuhannya, de-kian juga sebaliknya.

   Ramadhan dengan segala macam keistimewaanya, merupakan saat yang paling tepat untuk melakukan investasi berupa serangkaian amal saleh, mulai pensucian diri dan pe-ngendalian diri, penambahan ilmu dan peningkatan kesadaran beragama, dan amal-amal yang memiliki dampak social.

   Itu semua dalam rangka mencapai maqom taqwa. Sayyidina Ali menjelaskan bahwa taqwa memiliki empat dimensi, yaitu: "selalu takut kepada Allah SWT (Al khouf minal jalil), mejalankan apa yang telah diturunkan, yaitu Al-Qur'an (Al amalu bitattanziil), se-lalu ridha terhadap pemberian Allah (Arridha bil qolil), dan selalu berorientasi kepada hari akhir (Al isti'dad liyaumil rachil). * .Mohammad Nuh, rector dan guru besar ITS

 

     


Posted at 12:47 pm by inros
Make a comment  




Friday, July 21, 2006
SEMUT

BELAJAR DARI CIPTAAN MAHKLUK ALLAH (SEMUT)

 

Mari kita renungkan dan kita amati semut di sekitar kita, cara kerja semut tsb.

 

a. Siapa yang menetapkan perencanaan kerja yang begitu rapi?

Mereka tidak mengenal lelah, tidak membedakan mana yang atasan maupun bawahan, mana yang kaya atau fakir. Ia saling mengisi dan bekerja sama untuk satu tujuan yang sama.

 

b. Bagaimana mereka tahu tugas sejak semut dilahirkan?

 

c. Bagaimana semut prajurit bisa menjaga dan bertanggung jawab, untuk meperta-hankan dan memperjuangkan daerahnya dari serangan musuh.

 

d. Bagaimana mahkluk yang tidak berakal ini mempunyai tatanan nilai masyarakat yang lebih teratur dan mapan dibandingkan dengan manusia?

 

e. Bagaimana 500.000 semut dapat bekerja dengan satu tujuan yang sama layaknya memiliki kecerdasan tunggal.

 

Semua pertanyaan ini mengarahkan pada kekuasan teramat penting , kemampuan dari mahkluk tak berakal ini. Allah yang menciptakan mereka, Allah yang mendesain mereka

dan memberikan keahlian pada semut.


Posted at 03:55 pm by inros
Make a comment  




Tuesday, April 25, 2006
Mutiara Hikmah

MUTIARA HIKMAH

 

“Dan jika kamu ditimpa godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha mendengar lagi maha mengetahui. (Qs. Al A’raaf 200)”

 

“Hubungkan silahturrahmi dengan kerabat-kerabatmu, karena itulah hubungan yang abadi bagimu dalam kehidupan ini dan membawa kebaikan bagimu kelak di hari akheratmu (Riwayat Abdu Bin Hamid, Hadist Qudsi)”

 

“Tidak kecewa orang yang istikharoh, tidak menyesal orang bermusyawarah dan tidak akan melarat orang yang Hemat.”

 

“Cintailah segala apa yang anda ingin cintai, tetapi ingat bahwa semuanya itu akan anda tinggalkan. (Nabi Muhammad, Al Hadist)”

 

“Seorang yang shalih dan shalihah, adalah mereka yang selalu membiasakan diri mengurangi kecintaan mereka kepada gemerlapnya materi, karena ingatlah kenikmatan duniawi itu tidak pernah abadi. (bersifat zuhud)”


Posted at 12:15 pm by inros
Make a comment  







inros
Male
MAGETAN-SURABAYA


   





<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


liputan6 sctv




Contact Me

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed